
CiNta itu...
Apa sebenarnya makna CiNta itu?
Tak pernah aku memahaminya
Katanya CiNta itu adalah simbol kebahagiaan sekaligus penderitaan
Katanya CiNta itu adalah kesemuan belaka
Katanya juga CiNta itu hanya kiasan kehidupan tanpa bisa kita memiliki sepenuhnya
Lalu CiNta itu ada sebenarnya untuk apa?
Apa memang hanya simbolisasi kebahagiaan semata atau mungkin hanya kesemuan belaka tanpa kesejatian yang berarti. Tersadar memang bahwa di dunia ini hanya sebuah fatamorgana atau tidak ada yang abadi. Tapi bisakah kita menuntun CiNta itu untuk tetap di tempatnya, tidak dilebih-lebihkan kadarnya yang terkadang memuakkan karena hanya sekedar kata rayuan atau "gombal" belaka. CiNta sejatinya CiNta tanpa bermaksud untuk mempermainkan, saling menyakiti, mengecewakan atau bahkan mencampakkan begitu saja. Seakan terlupa segala apa yang telah diberi dan yang terlewati bersama. Bisakah kita juga memaknai sebuah Ketulusan CiNta itu tanpa dibaluti pengkhianatan. Kejujuran CiNta dengan tiada kemunafikan. "No Body's perfect U know!!" aku benar-benar sadar akan hal itu tapi kita masih punya hati nurani sebagai Controlling, kita masih mau kan dikategorikan sebagai golongan manusia yang masih punya otak untuk berpikir jernih berbeda jauh sekali bila dibandingkan dengan golongan binatang tentunya yang lebih mengandalkan nafsunya. Saatnya kita semua untuk lebih telaah lagi. Dengan tidak bermaksud menggurui tapi sekedar mengingatkan. Sudah sekian banyak korban dari orang-orang yang tidak mempunyai hati nurani yang telah mencampakkan dan meninggalkannya begitu saja yang menimbulkan banyak efek negatif pada diri psikologis korban. Sekedar untuk instrospeksi diri kita, sebenarnya CiNta yang kita berikan kepada orang yang kita CiNtai saat ini tulus ga sich atau "just status", iba atau "just having fun"????
Up to U guys..
Tapi tetap saja itu semua kembali kepada diri kita semua toh, pada akhirnya segala apa yang kita tanam kita juga yang akan memetik hasilnya nanti kan. Semoga segala apa yang kita berikan kepada seseorang yang telah mengisi hari-hari kita benar-benar tulus apa adanya. Apapun itu dialah yang selama ini cukup berarti buat kita.
Ga perlu sempurna tuk disayangi
Ga perlu tampil istimewa tuk selalu diingat
Tapi yang terpenting bagaimana kita bisa memberikan
sesuatu yang berharga dan berarti penting
dalam kehidupan seseorang tuk selalu dihatinya
Beranikah kau menganggap
bahwa hidup ini seperti buah dadu
yang diambil dari kotaknya
Tanpa pernah tahu nilai yang diperoleh
Kecuali keyakinan untuk nilai kemenangan
Jika kau merasa bahwa takdir
diucapkan oleh Tuhan hanya sekali
Pernahkah kau merasa dengan
melihat bola matanya,
walau hanya sekilas
kau tahu bahwa dia adalah
pasangan jiwamu ? (by iman : Sebuah Pertemuan "Cinta dan Perkawinan" )
1 komentar:
Duh..Curhat Bu!! begitulah kenyataannya dunia cinta itu sebenarnya penuh dengan kebohongan belaka
Posting Komentar